Tidak Ada Kapoknya Edarkan Sabu, Aksi Sobar Berujung Jeruji Besi Setelah Masuk DPO Polres Madina -->

code ads

Tidak Ada Kapoknya Edarkan Sabu, Aksi Sobar Berujung Jeruji Besi Setelah Masuk DPO Polres Madina

Wednesday, February 12, 2020
Pelaku tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu yang berhasil di tangkap unit opsnal Satres Narkoba Polres Madina, merupakan residivis dan masuk dalam DPO. (Foto: dok. Humas Polres Madina/Yogi)


Panyabungan, beritaglobal.net - Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Irsan Sinuhaji, S.I.K., M.H., dengan diwakili oleh Kasatres Narkoba Polres Madina AKP Muhammad Rusli, S.H., mengadakan ungkap perkara tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Mapolres Madina, Selasa (11/02/2020). Setelah menangkap pelaku tindak pidana Narkoba jenis sabu di kampung Banjar Kayu Ara, Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, pada hari yang sama sekira pukul 05.30 WIB pagi.

Diungkapkan Kasatres Narkoba Polres Madina AKP Muhammad Rusli melalui Paur Subbag Humas Polres Madina Bripka Yogi Yanto kepada beritaglobal.net, Rabu (12/02/2020), bahwa pelaku bernama Muhammad Sobar Nasution alias Sobar (36), warga Banjar Kayu Ara, Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal.

Barang bukti yang berhasil dimankan unit opsnal Satres Narkoba Polres Madina dari tangan pelaku saat ditangkap di rumahnya. (Foto: dok. Humas Polres Madina/Yogi)
"Kemudian dari pelaku kami berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah plastik transprans yang di duga berisikan  narkotika jenis sabu dengan berat Brutto 0,63 gram, 1 buah dompet koin berukuran kecil warna ungu," sambung AKP Muhammad Rusli, melalui Bripka Yogi Yanto.

Adapun kronologi penangkapan pelaku, berawal dari informasi masyarakat, yang menyebutkan bahwa di Banjar Kayu Ara, sering terjadi transaksi jual beli Narkoba jenis sabu. “Atas aduan masyarakat inilah, bapak AKP Muhammad Rusli memerintahkan personel unit opsnal melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti informasi warga tersebut. Tidak butuh waktu lama bagi personel unit opsnal Satres Narkoba Polres Madina untuk mengamankan pelaku, beserta barang bukti di rumahnya, tanpa perlawanan,” jelas Bripka Yogi, meneruskan ungkapan AKP Muhammad Rusli, saat berlangsungnya gelar perkara.

Melalui Yogi Yanto, AKP Muhammad Rusli, menandaskan bahwa pelaku merupakan residivis di perkara yang sama, sudah 2 kali pelaku mendekam di Lembaga Permasyarakatan. Pada saat proses penangkapan, diketahui pula jika pelaku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Madina terkait dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran Narkoba yang melibatkan pula tersangka bernama Harun Al Rasyid beserta rekan – rekannya.

"Guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, pelaku berikut barang bukti, kami bawa dan amankan ke mako Sat Narkoba Polres Madina untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan Undang - Undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tambah Kasat Narkoba Polres Madina melalui Bripka Yogi Yanto.

Berdasar pada hasil pemeriksaan awal, pelaku dikenakan pasal 144 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1, Undang – Undang Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun kurungan penjara. (Agus Subekti)