Hijrah Dari Radikal ke Moderat, Menjadi Tema FGD Polda Sumut Untuk Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila

Iklan Semua Halaman

Hijrah Dari Radikal ke Moderat, Menjadi Tema FGD Polda Sumut Untuk Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila

Thursday, February 27, 2020
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si., selepas memberikan sambutan pembukaan acara FGD tentang Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila di Ballroom Hotel Mercure, Medan. (Foto: Dok. istimewa/Leo)


Medan, beritaglobal.net – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si., membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila di Ballroom Hotel Mercure, Medan, Kamis (27/02/2020) kemarin. Mengusung tema ‘Hijrah dari Radikal Kepada Moderat’, FGD yang diadakan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara ini, dihadiri pula oleh Wakpolda Sumut Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, S.I.K, M.Hum, pejabat utama Polda Sumut, personel TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar/mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

Tidak kurang dari 250 orang yang hadir dalam FGD kali ini, memiliki pandangan yang sama dalam rangka mengeliminir kelompok maupun organisasi radikal dan anti Pancasila di wilayah Sumatera Utara, sesuai dengan program Quick Wins kegiatan I, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait kesadaran berbangsa dan bernegara seusai dengan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945.

Disampaikan Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si., Indonesia memiliki suku, agama yang berbeda – beda, perbedaan tersebut merupakan suatu anugerah Tuhan YME, yang sangan indah. Namun, keindahan ini membuat kelompok – kelompok tertentu, memiliki hasrat untuk mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Sudah sangat banyak peristiwa yang mengguncang Indonesia guna memecah belah bangsa. Sebagai anak bangsa mari kita bergandengan tangan bersama lawan kelompok - kelompok tersebut,” lanjut Kapolda Sumut.

Acara FGD untuk menangkal organisasi radikan dan anti Pancasila, merupakan bagian dari visi misi Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si., selama menjalankan amanah memimpin Kepolisian Daerah Sumatera Utara, yaitu "Tidak Ada Tempat Bagi Para Pelaku Kejahatan, khususnya terkait permasalahan Narkotika, kejahatan jalanan serta judi dan togel.

Secara tegas, orang nomor satu di Polda Sumut itu, menyatakan, tidak ada toleransi bagi para pelaku penyalahgunaan Narkotika baik itu masyarakat maupun anggota Polri akan tetap diberi tindakan tegas terukur. Meningkatknya kejahatan jalanan tentunya tidak terlepas dari maraknya penyalahgunaan Narkotika.
"Polda Sumut akan terus menumpas para pelaku kejahatan baik itu pelaku Narkotika, begal maupun judi dan togel. Saya sudah ingatkan personil untuk tidak takut dan berantas habis para pelaku tersebut. Saya akan terus mendampingi personil dan bertanggung jawab," ucap Martuani Sormin dengan nada tegas.

Pembukaan FGD tentang Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila, resmi dibuka oleh Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin, M.Si., setelah selesai memberikan sambutan dan dilanjutkan dengan acara foto bersama. (Leo/Agus Subekti)