Majelis Adat Sasak, Anugerahi Kasum TNI Gelar “Adipati Yudha Negara”

Iklan Semua Halaman

Majelis Adat Sasak, Anugerahi Kasum TNI Gelar “Adipati Yudha Negara”

Thursday, March 12, 2020
Pemasangan busana adat Sasak Walitaer Tengah oleh Majelis Adat Sasak HL. Azhar kepada Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto di Bandara Internasional Lombok, NTB, dalam rangka kunjungan kerja Kasum TNI dan pemberian gelar adat Sasak kepada Letjen TNI Joni Supriyanto sebagai Adipati Yudha Negara. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Lombok, beritaglobal.net – Pemberian gelar adat, seringkali diberikan kepada pejabat – pejabat negara ataupun orang – orang yang berjasa kepada masyarakat adat di beberapa daerah di Indonesia. Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto adalah salah satu pejabat negara yang menerima gelar Adat Sasak sebagai “Adipati Yudha Negara” di bumi Lombok. Penganugerahan gelar adat Sasak ini sudah melalui proses Rapat Majelis Adat Sasak Lombok.

Disampaikan oleh Kabibpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman kepada beritaglobal.net dalam keterangan tertulisnya, pengukuhan gelar adat kepada Letjen TNI Joni Supriyanto diawali dengan pemasangan busana adat Sasak Walitaer Tengah oleh Majelis Adat Sasak HL. Azhar, bertempat Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (12/03/2020).

“Makna dan hakekat dari Adipati Yudha Negara adalah prajurit sejati yang rela berkorban demi bangsa dan Negara untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Penganugerahan gelar adat Sasak dilakukan dengan adanya pemasangan seluruh piranti dan pakaian adat kebesaran Sasak,” ungkap Kolonel Sus Taibur Rahman.

Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto menyampaikan ucapan terima kasih atas penganugerahan yang telah diberikan. Penganugerahan ini merupakan suatu kehormatan yang luar biasa sekaligus menjadi tanggung jawab atas di kukuhkan menjadi Adipati Yudha Negara adat Sasak dan menjadi warga Nusa Tenggara Barat.

Kunjungan kerja Kasum TNI ke Lombok dalam rangka meninjau prajurit TNI yang sedang bertugas dan melaksanakan rehabilitasi pembangunan rumah warga Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang terkena musibah gempa bumi beberapa waktu lalu.  (Johanes/Agus Subekti)