Bawaslu Provinsi Jateng Gelar Halal Bihalal dan Pengarahan Melalui Vicon -->

code ads


Bawaslu Provinsi Jateng Gelar Halal Bihalal dan Pengarahan Melalui Vicon

Friday, May 29, 2020
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Salatiga, Daryanto (pojok kiri) Komisioner Bawaslu Kota Salatiga, Agung Ari (pojok kanan), Dhomiri (dua dari kanan) dan Yesaya (dua dari kiri) saat mengikuti Rakor Virtual Halal Bihalal dan Pengarahan via Video Conference dengan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan Bawaslu Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah di Aula Bawaslu Salatiga, Jum'at, 29 Mei 2020. (Foto: Dok. Humas Bawaslu Kota Salatiga)


Salatiga, beritaglobal.net – Lebaran tahun 2020 adalah momentum lebaran yang sangat berbeda dari tahun – tahun sebelumnya, pasalnya lebaran kali ini, bersamaan dengan adanya pandemi Covid-19, yang membuat masyarakat tak terkecuali instansi pemerintahan tidak bisa merayakan lebaran di kampung halaman dengan sanak keluarga. Meskipun demikian kesempatan bermaaf - maafan dan bersilaturahmi tidak akan terputus, begitu halnya dengan acara halal bihalal dan pengarahan melalui video conference (Vicon-red) yang diadakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Tengah dan diikuti oleh 35 Bawaslu Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, Jumat (29/05/2020).
Hal ini disampaikan oleh Komisioner Bawaslu Kota Salatiga Agung Ari Mursito, S.E., kepada beritaglobal.net dalam rilis tertulisnya. Acara halal bihalal yang diprakasai oleh Bawaslu Provinsi Jawa tengah tersebut dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, M.Fajar Subhi. Dalam pembukaanya fajar pertama - tama mengucapkan selamat hari lebaran mohon maaf lahir dan batin, ia juga sedikit memberikan pengarahan terkait keberlanjutan pilkada 2020.
“Puji Syukur kepada Allah SWT kita bisa mengikuti kegiatan ini, saya atas nama pribadi mengucapkan selamat hari lebaran, mohon maaf lahir dan batin, selanjutnya terkait penyelenggaraan pilkada sudah disepakati oleh Komisi II DPR, Bawaslu, KPU dan DKPP akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 dan dalam kondisi New Normal kita harus beradaptasi, yang pilkada silahkan melanjutkan tugasnya dan yang tidak pilkada harus menyiapkan kegiatan dan berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi,” ucap Fajar.
Pada kesempatan ini, Kordiv Sumber Daya Manusia Bawaslu Provinsi Jawa Tengah Sri Sumanta, turut memberikan pengarahan terkait keberlanjutan pilkada 2020 serta organisasi Bawaslu, ia menghimbau jajarannya untuk saling merefleksi diri untuk lebih saling menghormati.
“Mari merefleksi diri kita untuk saling hormat - menghormati dan kita juga harus loyal pasca keputusan pleno atau rapat, tetap update instruksi dari Bawaslu RI,” ungkapnya.
Pelanggaran Pemilu
Dalam kesempatan yang sama Sri Wahyu Ananingsih menambahkan bahwa masih rentannya pelanggaran pasal 71, netralitas ASN, pelanggaran APS, maka dari itu pihaknya menghimbau, “Lebih baik upaya pencegahan daripada penanganan tetapi hasilnya nihil, karena susah - susah gampang dalam menjeratnya,” ujar Ana.
Masih dalam materi yang sama terkait penanganan pelanggaran dan sengketa, Heru menambahkan bahwa, “Yang kita perlukan hari ini adalah bagaimana kita menerapkan praktek-praktek teknis seperti penyelesaian sengketa dengan acara cepat, terbuka dan tertutup, sidang penyelesaian sengketa secara daring ada banyak kendala seperti koneksi dll, mungkinkah digelar secara langsung,” imbuh Heru.
Pengarahan dan ucapan selamat hari lebaran juga hadir dari 3 anggota Bawaslu Provinsi Jawa Tengah lainnya seperti Anik Sholihatun, M. Rofiuddin Gugus Risdaryanto dan tak lupa kepala sekretariat Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Kartini Tjandra.
Tjandra begitulah sapaan akrabnya menginformasikan kepada jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Tengah bahwasanya WFH akan diperpanjang hingga 4 Juni 2020.
“WFH diperpanjang sampai dengan 4 Juni 2020, setelah itu kita akan kembali beraktifitas normal dengan cara dan kebiasaan baru dengan istilah new normal, bahwa setiap kantor harus menerapkan protokoler kesehatan ini dengan sungguh - sungguh, silahkan korsek menyiapkan semuanya dan anggaran DIPA yang ada, masih menggunakan struktur saat kita berpandemi. Semoga hal ini cepat direspon oleh Bawaslu RI, karena memang struktur ini harus disesuaikan kembali dan untuk rekan - rekan sekretariat, setelah 4 Juni harus aktif kembali,” tutup wanita 52 tahun ini.
Terakhir kami segenap keluarga besar Bawaslu Kota Salatiga tak luput mengucapkan Minal ‘Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin teruntuk masyarakat diseluruh Indonesia tak terkecuali masyarakat Kota Salatiga. Tetap dirumah aja dan patuhi protokol kesehatan penanganan covid-19. Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu. (Agus Subekti/Red)