Bupati Purbalingga Serahkan Simbolis JPS Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Desa Bukateja -->

code ads


Bupati Purbalingga Serahkan Simbolis JPS Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19 di Desa Bukateja

Thursday, May 28, 2020
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., B.Econ., M.M., saat memberikan bantuan sosial di Balai Desa Bukateja bagi warga yang terdampak Covid-19. (Foto: Dok. istimewa/Iwan)

Purbalingga, beritaglobal.net - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, S.E., B.Econ., M.M., atau akrap disapa Bu Tiwi, memimpin langsung pembagian JPS (Jaring Pengaman Sosial) di Desa/Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga.

Di sela - sela kegiata, Tiwi mengatakan jika dirinya berkunjung ke Balai Desa Bukateja dalam rangka penyerahan JPS dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga.

"Desa Bukateja merupakan penerima kuota terbanyak sejumlah 570, karena memang jumlah warga Desa Bukateja paling banyak, yaitu sebesar 2704 kepala keluarga," ungkap Tiwi.

Orang nomor satu di Kabupaten Purbalingga tersebut, berharap semoga bantuan ini berguna bagi masyarakat dan semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dari negeri ini.

"Kami menghimbau, masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah, untuk selalu menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan sesering mungkin, menghindari kerumunan, juga jangan lupa memakai masker. Kedepannya, apabila ada masyarakat yang ketahuan tidak memakai masker akan di inapkan ditempat karantina di Buper maupun di gedung Korpri Kabupaten Purbalingga," ungkap Tiwi.

"Mudah - mudahan masyarakat semakin paham, semakin disiplin, untuk mengikuti arahan pemerintah, agar tentunya Covid-19 segera hilang," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, saat disinggung terkait pelaksanaan pemilihan kepala daerah di Purbalingga, dirinya menyebut masih menunggu keputusan dari KPU Pusat dan Bawaslu Pusat.

"Masih menunggu keputusan dari KPU pusat dan Bawaslu pusat, akan tetapi sampai saat ini kita masih menunggu surat resmi dari pusat," tandasnya.

Secara terpisah, Kades Bukateja Sadiman (64), saat dikonfirmasi beritaglobal.net menyampaikan bahwa selama Pandemi Covid-19, terdapat 1 orang warganya yang positif terinfeksi Covid-19, namun saat ini sudah dinyatakan sembuh, berkat kerja sama semua pihak dalam menangani inveksi Covid-19 secara cepat dan tepat.

Sadiman menguraikan jumlah bantuan sosial bagi warganya yang terdampak Covid-19 terdiri bantuan sosial tunai (BST) sejumlah 220 Kepela Keluarga, perluasan sembako 120 KPM, bansos dari Pemkab sebanyak 570 KK, dari Pemerintah Provinsi 322 KK, namun belum diserah terimakan tapi data sudah terverifikasi, bantuan langsung tunai dari Dana Desa sebesar Rp 600 ribu perbulan sebanyak 183 KK, sudah distribusikan menjelang lebaran selama 3 bulan kedepan.

"Paling banyak dari Pemkab Purbalingga, terima kasih pada Bupati, Alhamdulillah semua sudah di serah terimakan, tinggal menunggu yang dari Provinsi. Total jumlah warga penerima bantuan sosial di Desa Bukateja sejumlah 2003 KK dari 2704 KK," papar Sadiman.

"Bantuan dari Pemerintah Pusat yang PKH, BPNT dan perluasan bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi dapat membantu lebih kurang 45% jumlah jiwa dari total 8.976 jiwa di Desa Bukateja," imbuhnya.

Untuk dapat memberikan obyektifitas data penerima bantuan sosial, Sadiman menyebut, Pemerintah Desa Bukateja bekerja sama dengan RT/RW dan data tersebut dipaparkan untuk semua warga yang berhak menerima bantuan baik dari Desa, Pemkab, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat. Agar seluruh warga di Desa Bukateja tahu betul siapa saja yang berhak menerima bantuan.

"Harapan kami dari Pemerintah Desa Bukateja, pandemi ini segera selesai. Kami dari pemdes harus bekerja ekstra untuk mendata, agar tidak ada tumpang tindih data warga kami yang menerima bantuan," tegasnya. (Iwan Setiawan)