UNTUKAN, Aktivitas Olah Raga Mayoritas Remaja di Purbalingga yang Terimbas Pandemi Covid-19

Iklan Semua Halaman

UNTUKAN, Aktivitas Olah Raga Mayoritas Remaja di Purbalingga yang Terimbas Pandemi Covid-19

Monday, May 25, 2020
Tim Vorema saat menerima tropi juara 1 di sebuah turnamen bola voli (UNTUKAN) di Kabupaten Purbalingga sebelum Pandemi Covid-19. (Foto: Dok. istimewa/Vorema)

Purbalingga, beritaglobal.net - Pandemi Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Purbalingga, bukan hanya 'menghajar' sektor ekonomi, kesehatan dan sosial, masyarakatnya. Salah satu cabang olah raga (cabor) andalan Purbalinga, yaitu cabor bola voli tidak luput dari dampak Pandemi Covid-19.

Tim bola voli lokal yang telah ada sejak tahun 1980 an, dan telah mencetak prestasi bernama Vorema (Voli Remaja Majasari), yang bermarkas di Telar Pucung, Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga, merasakan betul dampak Pandemi Covid-19. Dengan berlakunya protokol kesehatan untuk tidak berkerumun dan menjaga jarak fisik (physical distancing), secara otomatis, seluruh personel tim Vorema, tidak pernah melakukan latihan, lebih - lebih mengikuti turnamen.

Hal ini diungkap oleh salah satu pemain senior Vorema, Solem (36), pemain yang berjuluk Si Hitam Manis dari Betawi, kepada beritaglobal.net, Minggu (24/05/2020), di markas Vorema.

"Tiap Minggu, tim Vorema biasanya sering mengikuti turnamen lokal atau yang biasa di sebut UNTUKAN di masa pandemi ini para pemainnya sudah hampir 2 bulan terakhir, kami tidak pernah latihan di markas," ungkapnya.

"Untuk menjaga kebugaran saya dan rekan - rekan, hanya joging aja yang bisa kita jalankan," imbuh Solem.

Hal senada juga di ungkapkan oleh salah satu bomber andalan Vorema, yang biasa memakai no punggung 8, Suherman (32). "Badan ini rasanya kaku semua mas, kalau tidak main voli. Kegiatan kami sekarang ya hanya bercanda dan joging ringan sama rekan tim Vorema," kata Suherman.

Suherman berharap, semoga pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan pergi dari bumi ini untuk selama - lamanya. "Syukur - syukur saya segera bisa duet lagi dengan pemain Samator, Bayu dan Yuda," papar Suherman.

Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Pengasuh Vorema, Bahtiar (23), yang kebetulan salah satu putera dari Camat Bukateja Drs. Harsono, mengharapkan supaya para pemainnya tetap menjaga kebugaran.

"Tetap jaga kesehatan, supaya setelah Pandemi ini (Covid-19), selesai masih tetap fit untuk menjalani turnamen berikutnya," ucap Bahtiar.

Menimpali apa yang dianjurkan oleh Pengasuh Vorema, ketua tim Vorema Segaf (25), berpesan kepada rekan - rekannya untuk lebih giat lagi dalam berlatih.

"Jangan keluyuran dimalam hari biar kondisi badan tetap sehat," pinta Segaf.

Segaf berharap supaya para bombernya tetap kompak dalam segala hal.

"Intinya jangan main game terus bro," pungkasnya. (Iwan Setiawan)