2.717 Paket JPS Provinsi Dibagikan Serentak di 19 Desa se Kecamatan Kemangkon

Iklan Semua Halaman

2.717 Paket JPS Provinsi Dibagikan Serentak di 19 Desa se Kecamatan Kemangkon

Saturday, June 13, 2020
Kepala Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga memberikan paket JPS Provinsi kepada salah satu warganya di Balai Desa Toyareka, Jumat (12/06/2020). (Foto: Dok. istimewa/IS)

Purbalingga, beritaglobal.net - Pembagian Jaring Pengaman Sosial (JPS), Provinsi Jawa Tengah secara serentak dilakukan di 19 desa se Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, pada Jumat (12/06/2020), kemarin.

Dari 2.717 paket yang dibagikan kepada masyarakat di 19 Desa, Desa Toyareka mendapatkan quota terbanyak, yaitu 832 paket.

Pembagian 832 paket yang telah dimulai sejak pukul 08.00 WIB, belum semuanya. Pemerintah Desa Toyareka, melanjutkan membagikan 200 paket JPS yang tersisa hari ini, Sabtu (13/06/2020).

Saat dikonfirmasi beritaglobal.net, disela pembagian paket JPS di Balai Desa, Kepala Desa Toyareka Setiyokowari menyampaikan, sedianya kemarin pihaknya membagikan 832 paket JPS Provinsi, dan hari ini ada 291 penyaluran Bantuan Sosial Tunai, namun ada 200 paket JPS Provinsi yang belum diambil oleh warga penerima.

"Kemarin kalau datang semua, ada 832 orang penerima paket JPS Provinsi. Namun masih ada 200 paket yang belum diambil warga, hari ini kita selesaikan penyalurannya, dan ada pembagian BST kepada 291 warga kami," ungkap Setiyokowati di Balai Desa Toyareka, Sabtu (13/06/2020).

"Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat, khususnya warga Toyareka," harapnya.

Disinggung tentang kesiapan menghadapi tatanan normal baru, Wati menjelaskan, "Kita (Pemdes-red), sudah menginformasikan kepada masarakat, kepada rekan - rekan perangkat, kemudian kader - kader kesehatan, terus kelembagaan terkait new normal agar masarakat selalu menjaga kesehatan, memakai masker jika bepergian dan selalu patuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

Dirinya menyapaikan pula dalam pelaksanaan peribadatan, warganya telah menerapkan jaga jarak. Dan saat ada warga yang akan punya hajat, harus selalu mematuhi protokol kesehatan supaya tidak tertular virus Corona atau Covid 19, imbuhnya.

Secara terpisah salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan, "Saya sangat berterima kasih sekali menerima jaring pengaman sosial dari provinsi. Semoga pandemi cepat berlalu, dan kami selaku masyarakat, akan selalu mematuhi himbauan pemerintah," terangnya. (Iwan Setiawan)