Lantik Direktur Baru, Walikota Minta Logo Bank Salatiga Diganti, Buang Sial

Iklan Semua Halaman

Lantik Direktur Baru, Walikota Minta Logo Bank Salatiga Diganti, Buang Sial

Thursday, June 25, 2020
Walikota Salatiga Yuliyanto, S.E., M.M., menyaksikan penandatanganan dokumen pelantikan melantik Kelik Sugiyanto, S.H., M.M., sebagai Direktur PD BPR Bank Salatiga, di Pendopo Rumah Dinas Walikota, Jalan Diponegoro No. 1, Salatiga. (Foto: Dok. istimewa/Mim)

SALATIGA, Beritaglobal.net - Perombakan managemen PD BPR Bank Salatiga, secara resmi terjawab dalam acara pelantikan Direktur PD BPR Bank Salatiga, di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Jumat (26/06/2020). Pelantikan Kelik Sugiyanto, S.H., M.M., sebagai Direktur PD BPR Bank Salatiga, dipimpin langsung oleh Walikota Salatiga Yuliyanto, S.E., M.M.

Menurut Yuliyanto, PD BPR Bank Salatiga diganti untuk menata ulang management. Dirinya juga berkelakar untuk Direksi yang baru mengganti logo PD BPR Bank Salatiga agar suasana berubah dan pegawai bersemangat, agar bisa buang sial.

Pelantikan direktur baru tersebut dihadiri Ketua DPRD Dance Ishak Palit, Sekda Fakruroji, Direktur PDAM Samino, perwakilan Bank Jateng, dan kepala OPD terkait. Dalam sambutannya wali kota berharap dengan adanya pengisian jabatan direktur akan mempercepat penyehatan bank milik Pemkot Salatiga ini.

“Dengan dilantiknya pejabat direktur ini, akan mampu meningkatkan budaya kerja PD Bank Salatiga, terutama dari segi integritas, manajerial dan kompetensi sehingga meningkatkan pelayanan prima kepad amasyarakat," ungkap Yuliyanto, S.E., M.M.

"Semoga apa yang terjadi kemarin, dijadikan sebagai pelajaran berharga yang tidak akan terulang lagi. Selanjutnya permasalahan tersebut dijadikan motivasi seluruh jajaran bank untuk kembali tumbuh menjadi bank sehat, maju, dan dipercaya masyarakat, khususnya masyarakat Salatiga,” pesan Yuliyanto.

Wali kota juga menaruh optimisme PD BPR Bank Salatiga agar mampu pulih cepat.

“Jika kemarin hanya dijalankan oleh Direktur Utama, dengan ditambahnya personil direktur akan menambah energi baru. Saya tekankan kembali agar dalam pengelolaan memegang prinsip kehati-hatian, namun juga sambal berlari, jangan berprinsip alon-alon asal kelakon,” wali kota menekankan. (Khamim)