Melihat Sukses Gelaran UNTUKAN di Desa Bajong Menjadi 'Virus' Penyebar Penyelenggaraan Untukan di Kecamatan Kejobong -->

code ads


Melihat Sukses Gelaran UNTUKAN di Desa Bajong Menjadi 'Virus' Penyebar Penyelenggaraan Untukan di Kecamatan Kejobong

Sunday, June 28, 2020
Jalannya Untukan di Desa Langgar, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga menjadi tanda bergeliatnya aktivitas olah raga di masa Pandemi Covid-19. (Foto: Dok. Iwan S/beritaglobal.net) 

PURBALINGGA, Beritaglobal.Net - Melihat sukses penyelenggaraan turnamen bola voli antar desa di Dusun Pasren, Desa Bajong, Kecamatan Bukateja, Kabupaten Purbalingga atau yang lebih dikenal dengan istilah Untukan, seperti menjadi angin segar bagi pemuda di desa - desa disekitarnya setelah beberapa bulan gelaran Untukkan terkendala pandemi Covid-19.

Pada penghujung bulan Juni 2020 ini, tepatnya pada hari Minggu (28/06/2020), pemuda - pemudi di Dusun Karangsari, Desa Langgar, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, menyelenggarakan Untukan dengan peserta yang lebih banyak dari rencana.

Saat dikonfirmasi beritaglobal.net, Minggu (28/06/2020) disela gelaran Untukkan, koordinator acara Ali Mustofik (40) mengungkapkan, bahwa acara ini menyambut program new normal yang diterapkan pemerintah Purbalingga setelah adanya pandemi, yang sudah  mereda di sini (Desa Langgar-red).

"Kami menyelenggarakan acara Untukan bola voli. Kami panitia yang sedianya hanya mengundang 14 team bola voli, akan tetapi peserta yang mendaftar ada 28 team dari wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Purbalingga," ungkap Ali Mustofik.

"Ini untuk ketiga kalinya kami mengadakan acara yang serupa, akan tetapi yang hari ini berjalan sukses. Antusias peserta maupun penonton sangat luar biasa, yang tadinya kita hanya memakai satu lapangan berubah menjadi tiga lapangan bola voli guna mempercepat acara dan menjaga protokol kesehatan tetap dijalankan. Dua lapangan di pusatkan di SMA 1 Kejobong dan yang satu di Desa Karangsari sini," imbuhnya.

Ali Mustofik tidak lupa mengucapkan rasa terima kasihnya, atas dukungan semua pihak.

"Dari mulai babak penyisihan, dari 28 team peserta Untukan, tersisa 4 team besar yang masuk ke semi final, diantaranya Team Restubumi dengan komposisi trio pemain andalannya Anton, Tio, Pras. Team Kalilo dengan pemain andalannya Akbar Rofik, Team BTB berisi sekuad andalan Biki Pratama dan Cepet selaku pemain centernya. Kami dari tuan rumah Team Opsi Langgar dengan andalan kami Agus Pongah dan kawan - kawan," ungkapnya.

Setelah sukses dua kali penyelenggaraan Untukan di Kecamatan kejobong, Tofik berharap kedepanya supaya acara ini lebih ramai dari sekarang dan tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Jajaran Polsek Kejobong, Pemerintah Desa Langgar serta pemuda pemudi Dusun Karang Sari yang tanpa lelah ikut membantu mensukseskan acara ini," papar Ali Mustofik.

Dalam pantauan beritaglobal.net, gelaran Untukan di Desa Langgar semakin meriah dengan hadirnya reporter Untukan dari Banyumas, Mad Solar.

"Gaya khas ngapaknya membuat suasana semakin semarak dengan celotehannya Mbreganggeng (ceriwis-red)," pungkasnya.

Disaat yang hampir bersamaan, salah satu pemain yang menjadi primadona penonton, Antonius Prasetyo atau yang akrap disapa Anton Nyempong, gelaran Untukan ini adalah event tarkam perdanya selama Pandemi Covid-19.

"Ini tarkam perdana saya di Purbalingga dalam penerapan new normal, semoga nanti saya dan kawan - kawan bisa menjuarai even ini dan saya berharap bisa main maksimal," ungkapnya.

Hingga puncak partai final, keluar sebagai juara pertama Untukan di Desa Langgar adalah Team BTB dengan menumbangkan Team Restubumi yang bermaterikan pemain bintang dengan skor 2:0 karena di even ini mengunakan sistem dua kali kemenangan. (Iwan S)