Sempat Terlantar di Salatiga, Nenek Asal Klaten Akhirnya Bertemu Keluarga Berkat Kesabaran Anggota Polsek Tingkir

Iklan Semua Halaman

Sempat Terlantar di Salatiga, Nenek Asal Klaten Akhirnya Bertemu Keluarga Berkat Kesabaran Anggota Polsek Tingkir

Wednesday, June 17, 2020
Kanit Sabhara Polsek Tingkir Polres Salatiga Iptu Sukarji, mewakili Kapolsek Tingkir Kompol Parwanto, S.H., M.H., menyerahkan nenek Marsiyem warga Kabupten Klaten yang kesasar hingga Kota Salatiga kepada keluarganya di Mapolsek Tingkir, Rabu (17/06/2020). (Foto: Dok. Humas Polres Salatiga)

Salatiga, beritaglobal.net - Aktivitas ronda malam untuk menjaga keamanan ketertiban lingkungan di masyarakat, memiliki banyak manfaat. Selain kamtibmas yang terjaga, rasa kepedulian warga pun terbangun secara alami, seperti halnya terjadi di lingkungan Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir.

Pada hari Selasa (16/06/2020) malam, sejumlah warga yang sedang melakukan kegiatan ronda menemukan seorang nenek tua tanpa identitas yang tengah kebingungan disekitar simpang tiga Mrican, Kelurahan Gendongan. Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Tingkir melalui Kasubbag Humas Polres Salatiga AKP Imam Djoko Lelono, kepada beritaglobal.net, Rabu (18/06/2020).

"Nenek tersebut diserahkan ke Mapolsek Tingkir, oleh warga. Melihat kondisi nenek renta yang tampak bingung, dilakukan pendekatan dengan sabar dan santun," ungkap Kapolsek Tingkir melalui AKP Imam Djoko Lelono.

"Akhirnya, dengan kesabaran anggota, identitas nenek tersebut dapat diketahui yaitu Marsiyem Marto Miharjo warga Jatisari, Kelurahan Bontang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten," imbuhnya.

Koordinasi ke Polres Klaten

Setelah identitas nenek Marsiyem diketahui, anggota Polsek Tingkir menghubungi Polres Klaten untuk berkoordinasi terkait penemuan nenek Marsiyem di Kota Salatiga, dengan mengirimkan foto nenek tersebut.

"Dari koordinasi tersebut, diharapkan bantuan dari Polres Klaten Jajaran, dapat  menghubungi pihak keluarga dan menjemput nenek tersebut," jelas AKP Imam Djoko Lelono.

Komunikasi aktif antara anggota Polsek Tingkir Polres Salatiga dengan Polres Klaten Jajaran, membuahkan hasil. Berdasar koordinasi anggota Polres Klaten, dibenarkan bahwa Nenek Marsiyem adalah Warga Klaten dan pihak keluarga akan menjemputnya, jelas Kasubbag Humas Polres Salatiga.

Penjemputan Oleh Keluarga

"Hari ini, Rabu (17/06/2020), keluarga dari Klaten yang merupakan putra putri nenek Marsiyem, diantaranya Mulyati, Supatmi dan Suwardi mendatangi Mapolsek Tingkir, untuk menjemput ibu mereka," tutur Kapolsek Tingkir yang diwakili oleh Kanit Sabhara Polsek Tingkir Iptu Sukarji.

Iptu Sukarji, menerima ketiga putra putri nenek Marsiyem, yang bermaksud untuk menjemput ibu mereka, Marsiyem Marto Miharjo di Mapolsek Tingkir.

Mewakili Kapolsek Tingkir Kompol Parwanto, S.H., M.H., saat menyerahkan nenek Marsiyem, Iptu Sukarji menghimbau agar pihak keluarga menjaga nenek tersebut dengan baik guna mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

"Karena usia beliau sudah cukup tua dan kondisi fisiknya yang telah renta, ditambah mbah Marsiyem sudah agak kesulitan untuk diajak berkomunikasi, dapat membahayakan keselamatannya," himbau Kapolsek Tingkir Kompol Parwanto, S.H., M.H., melalui Iptu Sukarji.

Salah satu anak nenek Marsiyem, Suwardi mewakili keluarga mengucapkan banyak terimakasih kepada Polsek Tingkir Jajaran yang telah menjaga orang tuanya.

"Keluarga sudah berusaha menjaganya namun kadang kala tanpa sepengetahuan anak - anak orang tua kami ini pergi. Kami sempat mencari kemana - mana, tidak tahu kok bisa sampai disini. Bersyukur dalam keadaan sehat, sekali lagi terimakasih," ucapnya.

Sementara itu, menyikapi peristiwa ini, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat, S.S., melalui Kapolsek Tingkir menyatakan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif yang telah dilakukan anggotanya, sehingga dapat mempertemukan warga yang hilang dengan pihak keluarga, jelas Kompol Parwanto, S.H., M.H. (Agus Subekti)