Ratimin Ditemukan Meninggal Dunia Dirumahnya, Diduga Karena ersengat Listrik -->

code ads


Ratimin Ditemukan Meninggal Dunia Dirumahnya, Diduga Karena ersengat Listrik

Monday, August 3, 2020


CILACAP, Beritaglobal.Net - Warga Dusun Sidamulya, Desa Bantar, Kecamatan Wanareja Senin (03/08/2020) pagi digemparkan dengan meninggalnya Ratiman (51) warga RT 01 RW 10  yang diduga tersengat aliran listrik di dalam rumahnya. Korban pertama kali diketahui Jumirah (64) warga sekitar yang merupakan mertuanya sekitar pukul 07.30 WIB mendatangi rumah korban dan mendapati rumah korban dalam keadaan terkunci.

Beberapa kali Jumirah memanggil korban, namun tidak ada jawaban. Mendapati hal tersebut, kemudian dia memanggil Nasiran (51) untuk memanggilkan korban, namun juga tidak ada jawaban dari dalam rumah.

Merasa curiga, Nasiran berusaha mencari jalan masuk dan kemudian berhasil masuk ke dalam rumah melalui jendela yang tidak terkunci. Nasiran kaget mendapati korban sudah tergeletak di lantai ruang makannya. Mendapati hal tersebut Nasiran langsung mengecek keadaan korban dan di ketahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Melihat hal tersebut, dua orang itu langsung memberitahukan kepada Tugiman (40) dan beberapa warga lainnya. Perangkat Desa Bantar dengan cepat melaporkan kejadian tersebut ke Koramil dan Polsek Wanareja.

Babinsa Bantar Koramil 16/Wanareja Serda A. Aris Sutiyono bersama Kanit Reskrim dan 2 anggota Polsek Wanareja serta Tim Medis dari Puskesmas Wanareja II yang dipimpin dr. Catur Aan Cantoro mendatangi rumah korban.

Setelah mencatat dan meminta keterangan saksi-saksi, Kanit Reskrim beserta anggota dan Tim Medis serta di saksikan Babinsa dan pihak keluarga korban, melaksanakan pengecekan dan memeriksa (visum) jenazah dengan hasil tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga menerima musibah tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi oleh Kanit Reskrim. Setelah pihak keluarga menandatangani berita acara penolakan autopsi, jenazah kemudian diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman.

Babinsa Bantar Koramil 16/Wanareja Serda A. Aris Sutiyono mengatakan, tidak diketemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga meninggal dunia karena tersengat listrik alat terapi pemanas air yang disambungkan ke listrik oleh korban.

"Sedangkan darah yang keluar dari mulut korban diduga karena pecahnya pembuluh darah akibat penyakit jantung yang dideritanya," pungkasnya. (A. Ali)