Sunday, November 29, 2020, 11/29/2020 12:39:00 PM WIB
Last Updated 2020-11-29T05:39:19Z
DAERAHNEWS

Kabar Kaburnya HRS Dari Rumah Sakit . Ini Kata Kapolres Bogor

Advertisement


 BOGOR , Beritaglobal.net - Heboh, terkait kabar kaburnya Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab kabur diam-diam dari RS Ummi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari beberapa informasi Rizieq Shihab kabur pada Sabtu, 29 November 2020 malam.




Secara terpisah, Kapolres Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, Habib Rizieq kabur lewat pintu belakang rumah sakit pada pukul 20.50 WIB tadi malam.




"Kita masih konfirmasi, pihak rumah masih tertutup soal keberadaan MRS," ungkap Kapolres.




Sebelumnya, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bogor melaporkan Direktur Utama dan Manajemen Rumah Sakit UMMI Kota Bogor ke Polresta Bogor Kota, terkait hasil swab Rizieq Sihab yang seolah di tutupi oleh pihak Rumah Sakit.





Habib Rizieq Shihab dikabarkan 'kabur' menghindari sorotan awak media di RS UMMI Bogor lewat gerbang belakang pada Sabtu malam 28 November 2020 kemarin.




Dalam pantauan, akses keluar masuk RS UMMI Bogor terdapat dua pintu dan gerbang, baik depan maupun belakang. Akses utama melalui gerbang dan pintu depan.




Tetapi ada satu pintu samping menuju area parkir dan gerbang belakang yang kondisinya tertutup dihalangi banner tepat didepan loket pengambilan obat.


Begitu juga dengan akses gerbang belakang selalu tertutup pagar putih, hanya kadang-kadang saja dibuka.




 "Yang jaga bukan saya tapi Edy, teman saya. Tapi kata teman saya benar semalam Habib keluar lewat sini," ungkap Sofyan saat ditemui di pos jaga gerbang belakang RS UMMI Bogor, Minggu 29 November 2020.



Rizieq Shihab saat keluar di temani istrinya dan sejumlah anggota FPI menggunakan mobil Toyota Innova berwarna putih.




Sebelumnya beredar kabar Front Habib Rizieq Shihab 'kabur' lewat belakang dari RS UMMI Bogor Sabtu malam 28 November 2020.




Informasi 'kabur' nya Habib Rizieq tersebut sudah beredar sejak Minggu pagi. Tak ada satupun dari pihak Direksi maupun Manajemen RS UMMI Bogor yang memberikan keterangan atau tanggapan alias bungkam.




Direktur Umum RS UMMI Bogor Najamudin saat dikonfirmasi melalui layanan pesan WhatsApp juga enggan memberikan tanggapan.


( BG )