Saturday, August 20, 2022, 4:37:00 PM WIB
Last Updated 2022-08-20T10:31:01Z
NEWS

KEMERIAHAN KARNAVAL BUDAYA HUT RI-77 MEMBUAT TUMPAH RUAH PADATI JALAN SERTA WARGA AMBARAWA MENJADI ANTUSIAS

Advertisement

 

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha saat membuka karnaval budaya.

Laporan: VB Prabawani


UNGARAN, BeritaGlobal.net - Kemeriahan karnaval di Ambarawa dengan mengusung tema Gumregahing Budaya Ambarawa, Sabtu 20 Agustus 2022 berlangsung dengan meriah. Euforia seluruh masyarakat Ambarawa yang tumpah ruah di sepanjang jalan Kartini, Jalan Jenderal Sudirman, hingga Jalan Pemuda tak dapat dipungkiri bahwa masyarakat Ambarawa merindukan hiburan seni semacam ini. Kecamatan Ambarawa yang terdiri 8 kelurahan dan 2 desa mampu menggemparkan rute perjalanan peserta karnaval sepanjang kurang lebih 5 kilometer. 


Karnaval yang dibuka oleh Bupati semarang Ngesti Nugraha ini mulai berjalan dari lapangan Jenderal Sudirman kurang lebih pukul 09.30, diawali oleh pasukan Paskibra Kecamatan Ambarawa. 

Salah satu perserta karnaval budaya.



Dalam wawancara singkatnya, Ngesti Nugraha menyampaikan, " Semoga masyarakat Ambarawa bisa tumbuh, berkembang setelah masa pandemi. Serta bisa bangkit dan bersatu seperti tujuan pawai ini yaitu Gumregahing Budaya Ambarawa."


Hadir disini 48 peserta karnaval yang terdiri dari berbagai kalangan seperti pasukan paskibra, forkompimda, forkompimcam, korwilcam bidang pendidikan, Himpaudi, IGTKI, TK Kemala Bhayangkari, 5 gugus yaitu Gugus Mahesa Jenar, Gugus Ganesa, Gugus Sidik Wacana, Gugus Buana Krida, Gugus Palagan, 9 SMP, SMU N 1 Ambarawa, SMU Islam Sudirman, 4 SMK, serta berbagai organisasi masyarakat dan UMKM yang ada di Ambarawa. 

Disampaikan oleh ketua LKK Ambarawa Eka Jaya Sakti tentang harapannya , " Acara ini diharapkan menjadi agenda tahunan kedepannya,  karena memang acaranya dikemas dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Jadi rasanya pas jika antusias rakyat dalam acara karnaval ini sangat luar biasa."

Ditemui di tempat yang sama, camat Ambarawa, Suharnoto menyampaikan alasan mengapa diambil tema Gumregahing Budaya Ambarawa, hal ini berkaitan dengan keinginan dan harapan untuk bergerak, bangun, serta tumbuh kembali setelah 2 tahun vakum karena pandemi," beliau menutup wawancara.