Friday, September 30, 2022, 1:50:00 PM WIB
Last Updated 2022-09-30T06:50:29Z
NEWS

Jumat Berkah Polda Jateng Berbagi, Polres Salatiga Ajak Mahasiswa Dan Awak Media Bagikan Beras Kepada Masyarakat Terdampak Kenaikan Harga BBM

Advertisement

 



SALATIGA,BeritaGlobal.net - Sebagai wujud kepedulian Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) khususnya Polres Salatiga Polda Jateng terhadap masyarakat yang terdampak langsung dari kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si didampingi seluruh Pejabat utama Polres Salatiga mengajak Mahasiswa dan Awak Media untuk membagikan 500 ( lima ratus ) paket bantuan berupa beras @10 kilogram.


AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si. menyatakan bahwa pemberian paket sembako itu sesuai instruksi Kapolri dan juga Kapolda Jawa Tengah untuk menaruh perhatian dan peduli terhadap warganya yang terdampak langsung atas kenaikan harga BBM.


Polres Salatiga telah beberapa kali membagikan paket sembako atau beras kepada sejumlah kelompok terdampak.


"Saat ini bersama Mahasiswa dan Awak Media kita bagikan 500 (lima ratus) paket beras @10 Kilogram, berkeliling dengan sasaran awak angkutan, tukang ojek pangkalan, tukang ojek online, tukang becak dan pedagang kaki lima serta masyarakat lainnya yang terdampak kenaikan harga BBM," tuturnya saat ditemui menjelang berangkat dari Halaman Mapolres Salatiga, Jumat (30/09/2022).


Lebih lanjut Kapolres Salatiga mengatakan pembagian bantuan sosial itu dilakukan dalam beberapa tim yang menyebar ke sejumlah lokasi dengan mengajak sejumlah elemen mahasiswa dan awak media dalam pembagian beras.


Pada saat menyerahkan bantuan, Kapolres Salatiga yang didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Mahasiswa serta Awak media, juga menyampaikan penjelasan terkait naiknya harga BBM bersubsidi.


Dijelaskan bahwa kebijakan menaikan harga BBM bersubsidi diambil pemerintah dengan tujuan agar subsidi yang diberikan bisa lebih tepat sasaran.


Karena sebelumnya subsidi yang diberikan juga dinikmati oleh kelompok masyarakat yang seharusnya tidak berhak.


"Subsidi dari pemerintah yang sebelumnya untuk BBM, saat sebagian dialihkan untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat yang berhak menerima, sehingga diharapkan subsidi yang diberikan oleh pemerintah tersebut lebih tepat sasaran," jelas AKBP Indra Mardiana, S.H, S.I.K, M.Si.


Selesai kegiatan Kapolres Salatiga dihadapan awak media menyampaikan bahwa selain BLT berbagai skema bantuan dari pemerintah telah turun dan dinikmati masyarakat, diharapkan dengan berbagai skema bantuan tersebut dengan sama-sama kerja dan kerja sama-sama dapat pulih lebih cepat bangkit lebih kuat atas berbagai peristiwa selama beberapa tahun belakangan ini yaitu adanya pandemi Covid-19 dan kondisi global yang mengakibatkan harga BBM meningkat tajam, tutup AKBP Indra Mardiana S.H, S.I.K, M.Si.


Sukirno salah seorang tukang becak yang turut mendapatkan bantuan menyampaikan bahwa walaupun dirinya tidak terkait langsung atas kenaikan harga BBM namun dampaknya sangat ia rasakan, sekarang penumpang yang memanfaatkan jasa becaknya menurun drastis, sepi pak ungkapnya, sambil mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diterimanya.


"Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan seperti ini, minimal sudah ada yang dimasak ketika nanti pulang" ucapnya penuh syukur.


Hal senada juga disampaikan oleh Agus salah seorang tukang ojek online yang menyampaikan bahwa selain orderan turun sedikit kenaikan tarif juga belum sebanding dengan biaya operasional akibat naiknya harga BBM, sehingga bantuan ini bisa menambal kebutuhan sehari-hari, ungkapnya.


Kegiatan Jumat Berkah Polda Jateng Berbagai yang dilaksanakan Polres Salatiga juga secara serantak dilaksanakan oleh Polsek Jajaran Polres Salatiga yaitu Polsek Tingkir, Polsek Sidomukti, Polsek Argomulyo dan Polsek Sidorejo, yang dilaksanakan diwilayah masing-masing.