Monday, October 3, 2022, 11:31:00 PM WIB
Last Updated 2022-10-03T16:31:39Z
NEWS

Ribuan Orang Tergabung Aliansi Suporter Salatiga Tumpah Ruah Padati Alun - Alun Pancasila Salatiga, Menggelar Doa Bersama Dan Menyalakan Lilin Untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Advertisement

 



SALATIGA,BeritaGlobal.net - Sepak bola Indonesia berduka dengan adanya insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).


Tercatat ada seratusan orang lebih meninggal dunia setelah pertandingan antara Arema FC Malang kontra Persebaya Surabaya itu.


Selain korban meninggal dunia, ada seratusan orang lainnya yang masih dalam perawatan di rumah sakit.


Peristiwa maut itupun menyita perhatian dari semua elemen masyarakat turut berduka.


Dengan duka yang mendalam ini, Aliansi Suporter Salatiga menggelar doa bersama dan menyalakan lilin untuk korban Tragedi Kanjuruhan.


Ribuan orang tumpah ruah padati Alun - alun Pancasila Salatiga, Senin (3/10/2022).


Doa bersama tersebut  juga dihadiri Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Rachmadi, dari DPRD Salatiga, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.


Aksi ini merupakan bentuk belasungkawa sesama fans sepak bola dan wujud solidaritas.


"Aksi ini bentuk solidaritas dari kami Aliansi Suporter Salatiga untuk kawan kawan yang kemarin menjadi korban Kanjuruhan Malang,"kata Adi Bimantoro, mewakili ribuan suporter di Salatiga.


Acara ini kami gelar secara spontanitas sebagai ungkapan rasa kehilangan kami atas saudara saudara kami di Malang.


"Acara ini diikuti semua suporter yang ada di Salatiga. Pokoknya semua suporter ikut menggagas gerakan ini tadi,"ucapnya.


Kami berpesan kepada semua dari kualitas yang ada, sudah saatnya suporter Indonesia maju, sudah saatnya tangisan orang tua yang kehilangan anaknya di stadion juga hilang.


"Mari kita kembalikan sepak bola di Indonesia yang ramah untuk semuanya,"ungkapnya.


Ungkapan senada disampaikan Andre salah satu fans sepak bola di Salatiga. Ia mengungkapkan turut prihatin atas insiden yang terjadi.


"Malam ini kita berdoa bersama mendoakan agar saudara kita di Malang, Aremania-Aremanita serta aparat polisi yang menjadi korban dalam kerusuhan 1 Oktober 2022," ungkapnya.(*)